Tampilkan postingan dengan label Germas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Germas. Tampilkan semua postingan

7/14/2019

Merajut Indonesia Sehat dengan Germas

"Penyakit" telah sangat merusak sejak melekat di dalam diri jasmani seseorang, namun itu barulah kerusakan pertama. Jauh lebih merusak adalah penyakit kedua, yakni jika si sakit mempengaruhi kesehatan jiwanya. Kerusakan pertama bersifat abrasif dan sporadis, membuat diri seseorang merasakan penderitaan. 

Kerusakan kedua berwatak laten namun trengginas. Telah banyak cabang ilmu dan telaah yang membahas bagaimana penyakit pertama dan kedua tersebut muncul dan juga keberhasilan dunia medis dalam mengatasi hal tersebut. 

Coretan ini bukan lagi untuk menjelaskan tentang banyak keilmuan tersebut, Tulisan ini lebih untuk menyemangati agar Negara bersama Rakyat menjadi tangguh dan kokoh menghadapi tantangan kesehatan bersama ini.

Pandangan Kekuatan Strukutral.

Suatu hari saya begitu takjub mendengar penjelasan dari seorang insinyur, Ir. Hadjar Seti Adji, M.Eng.Sc.  yang menjelaskan proses pembangunan sebuah jembatan yang tingginya mencapai ratusan meter, dari semua proses yang menantang dan melelahkan ada sebuah tahapan yang menentukan keberhasilan fungsi jembatan, yaitu perencanaan struktur bangunan, dimana pondasi dan keseimbangan dari sebuah tiang penyangga menjadi kunci kokohnya jembatan tersebut. Untuk menentukan titik keseimbangan dari sebuah desain bangunan memerlukan banyak waktu dan pikiran, meski terlihat begitu remeh, namun tahap itulah titik awal keberhasilah sebuah pembangunan. 

Melalui cerita tersebut, mari kita lihat sebuah Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang digagas oleh Kementerian Kesehatan, Gerakan ini akan menjadi sebuah struktur yang akan menopang dan menjadi sandaran dari pembangunan kesehatan yang ada di Negara ini, menjadi jembatan yang kokoh untuk menuju Indonesia Sehat. 

Gerakan ini berfokus pada kegiatan-kegiatan sehari-hari diantaranya adalah :
  1. Melakukan Aktivitas Fisik
  2. Makan Buah dan Sayur 
  3. Tidak Merokok
  4. Tidak Mengkonsumsi Minuman Beralkohol
  5. Melakukan Cek Kesehatan Berkala
  6. Menjaga Kebersihan Lingkungan
  7. Menggunakan Jamban

Melaui pilar-pilar GERMAS ini, Kekuatan Struktural yang merupakan jiwa dari seluruh upaya Negara untuk hadir dan mengupayakan kesehatan bagi seluruh insan Indonesia ini, didesain.

Indonesia akan mencapai kondisi terbaiknya, jika disertai kesehatan warganya yang optimal. 

Dititik inilah upaya preventif dan promotif kesehatan menemukan tajinya, sebuah upaya Pengendalian penyakit yang harus lahir dari diri pribadi seseorang, menyadari bahwa kesehatan merupakan sebuah keharusan. Salah satu capaian yang ingin diraih adalah Upaya Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan Pendekatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas)

Kekuatan Pandangan Fungsional

Untuk menumbuhkan kekuatan struktural, tak ada cara yang lebih efektif selain dengan kekuatan fungsional, Struktur itu urusan insinyur sipil, fungsional itu urusan arsitek. Teknik sipil mengatasi perihal benar dan kuat, arsitek kebagian mengurus persoalan etik dan artistiknya. Sebuah rumah, sebuah bangunan, walau kuat dan benar secara konstruksi, tetapi kalau kehilangan keindahannya, ia bukanlah rumah, bukan hunian yang bisa menjadi naungan. melainkan sekedar bangunan, semen dan batu bata. 

Tugas arsitek adalah membuatnya sebagai rumah, sebagai hunian. Hunian pun bukan untuk diri sendiri, melainkan untuk dihuni bersama, keluarga kakek nenek, sanak saudara bahkan teman-teman kita. Secara fungsional Tingkat Kementerian beserta jajarannya adalah pengemban tugas mulia ini. GERMAS menjadi RUMAH yang bukan saja bangunan namun juga sebuah rumah yang menjadi naungan untuk rakyat Indonesia.

Komponen bangsa yang menjalankan fungsi dan tugas GERMAS ini tak lain adalah kita semua, dari tingkat Pemerintahan, Swasta, Masyarakat Sipil dan Non Sipil turut andil dalam langkah besar ini, bergerak bersama untuk mewujudkan Indonesia Sehat. Manfaat yang besar sudah tergambar secara nyata jika langkah ini dilakukan secara sungguh-sungguh. Masyarakat Indonesia akan menjelma menjadi masyarakt yang tangguh dan mumpuni di segala medan dan tantangan.


Pendekatan Keluarga
Beberapa waktu yang lalu saya berkunjung ke Surabaya, Yang menarik perhatian saya adalah adanya sebuh kampung yang mendeklarasikan kampungnya sebagai kawasan tanpa rokok, kelompok warga di Indonesia yang berhasil mewujudkan kampungnya terbebas dari asap Rokok, yaitu kampung Bulaksari 7.

Kunci Keberhasilan kampung ini adalah dengan pendekatan keluarga, terutama ibu-ibu yang menjadi promotor kehidupan sebuah keluarga, Ibu-ibu dikampung ini menjadi sangat tegas  bahkan bisa dikatakan 'beringas' ketika melihat ada seseorang yang menyalakan rokok dikampung ini. Kekompakan sebuah keluarga yang berhasil mewujudkan rumah bebas dari rokok segera saja menular ke rumah - rumah yang lain. 

Menggerakkan sebuah sinergitas GERMAS ini merupakan sebuah tirakat yang tak mudah bahkan jika faktor pemberatnya hanya berupa diri sendiri. Padahal diri sendiri itu hanya setengah faktor belaka. Oleh karena itu semua komponen yang ada di Negeri ini haruslah menyadari dan segera bertindak secara bersama-sama,  merajut mental kesehatan insan negeri tercinta ini untuk mengalahkan ego 'diri sendiri' demi tercapainya Indonesia Sehat Jasmani dan Rohani.

salam,


Tulisan ini turut serta dalam Kompetisi Media Sosial (Blog&Vlog) 2019 Kemenkes Upaya Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan Pendekatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas)

Sub Tema : Keterlibatan semua pihak dalam meningkatkan Germas  


7/02/2019

Yakin Anda Sehat? atau Jangan-Jangan Hanya Belum Sakit?

Pertanyaan tersebut sempat menggelitik kepala saya, kejadian tersebut aku alami ketika menghadiri sebuah seminar kesehatan. Pertama-tama, oleh narasumber Audience yang hadir ditanya "apakah anda sehat?" semula hampir semua orang mengangkat tangannya, kemudian satu persatu pertanyaan dilanjutkan, "apakah anda cukup istirahat 6-8 jam perhari?" audien yang tidak memenuhi syarat dipersilahkan menurunkan tangannya, pertanyaanpun diulanjutkan, "apakah anda minum air putih hingga 8 gelas perhari?" satu-persatu tanganpun turun menandakan bahwa kriteria tersebut tak sepenuhnya terpenuhi, pertanyaan selanjutnya, "apakah anda tidak merokok?" dan hampir semua tanganpun turun, hanya sebagian kecil saja yang masih tersisa, pertanyaan tak berhenti disitu, "apakah anda mengkonsumsi 4 sehat 5 sempurna setiap harinya?" mendengar pertanyaan tersebut, maka tak satupun tangan yang masih terangkat. Kemudian muncul kalimat tersebut " Yakin Anda Sehat? atau Jangan-Jangan Hanya Belum Sakit? " Sebuah pengingat bahwa untuk mendapatkan kesehatan yang optimal memerlukan usaha yang serius dan terus menerus.

12/21/2012

Ada Apa Dengan Air Minum Kita?


Air Untuk Kehidupan
AIR, berbicara mengenai elemen alam ini maka kita sebenarnya sedang membahas tentang kekayaan alam yang sangat melimpah, menurut wikipedia, Air menutupi hampir 71% permukaan Bumi dan sekitar 1,4 triliun kilometer kubik (330 juta mil³) tersedia di alam bebas, dengan jumlah sebanyak itu mungkin kita tidak usah risau akan keberadaan air ini.

Namun, jika kata ‘air’ tersebut mendapat imbuhan ‘minum’ di belakangnya, maka agaknya kita perlu khawatir, karena ternyata air di alam bebas tersebut belum memenuhi kriteria untuk menyandang predikat sebagai air minum, tubuh manusia secara alami membatasi air minum dengan syarat-syarat tertentu.

’Bersih’ itulah syarat minimal yang harus dipenuhi air agar bisa diminum oleh manusia.

Jika syarat minimal diatas tidak terpenuhi, maka bisa-bisa kita akan berganti status dengan segera, Rumah Sakit adalah tempat pertama yang akan kita tuju jika kita meminum air yang tidak bersyarat tersebut. Bahkan akibatnya bisa lebih fatal lagi. Alm bisa-bisa melekat di belakang nama anda.

Kategori air bersih itu sendiri ternyata juga mempunyai syarat-syarat tersendiri, bahkan tidak sederhana pula kriterianya. Merujuk pada standarisasi dari Departemen Kesehatan RI, maka syarat air bersih mencakup :
  1. Syarat fisik: jernih, tdk berbau, tidak berwarna, tidak mempunyai rasa, pH 6-7
  2. Syarat bakteriologis: bebas bakteri patogen
  3. Syarat biologik: tdk boleh mengandung algae,protozoa, cacing, larva, larutan, insekta
  4. Syarat kimiawi: tidak boleh mengandung zat-zatkimiawi melebihi Konsentrasi Tertinggi diperkenankan (KTD).
Melihat syarat-syarat tersebut, barulah kita tersadar bahwa saat ini untuk memenuhi kebutuhan air bersih ternyata membutuhkan proses ekstra, cara tradisional yang kita kenal selama ini adalah dengan cara menyaring air dengan tumpukan ijuk, kerikil dan pasir yang dicampur dengan arang tempurung kelapa, atau dengan cara lain yang agak simple yaitu dengan cara penyulingan, bukan berhenti pada proses itu saja, agar bisa di minum air harus dipastikan terlebih dahulu  terbebas dari kuman atau bakteri yaitu dengan cara merebusnya di atas api hingga mendidih, barulah air tersebut berhak menjadi air sehat dan siap untuk di konsumsi secara aman.

Cara tradisional tersebut diatas walaupun efektif namun belum efisien, kita tahu bahwa gaya hidup manusia di jaman modern ini dituntut serba cepat dan praktis, salah satu cara yang efektif dan efisien adalah dengan menggunakan sebuah alat water purifier yang akan menggantikan cara-cara tradisional tersebut, tentunya dengan hasil yang lebih berkualitas, pure it menjadi acuan untuk bisa di gunakan secara aman untuk membersihkan sekaligus menyehatkan air.

Ada apa dengan air minum kita saat ini? Yang harus kita sadari bersama adalah keyataan bahwa air bersih yang tersedia di alam sekitar kita persediaanya tidak sebanding dengan kebutuhan umat manusia sekarang ini. Contoh saja keadaan di kota-kota di Indonesia yang melahap areal terbuka menjadi areal pemukiman, sawah yang dahulu tumbuh padi, sekarang berubah tumbuh perumahan. . Lihatlah banyak orang tidak  bisa menggunakan air sumur karena telah berubah warna  bahkan berbau,  beranikah anda meminum air dari kran dirumah anda? walau kelihatan jernih, tapi fakta membuktikan air kran yang ada di negara kita belum memenuhi kriteria sehat atau tengoklah berita di media masa, kekeringan yang sering melanda di daerah tertentu di Indonesia berulangkali terjadi, hal ini menggambarkan ternyata masalah air ini telah menjadi masalah yang serius, baik bagi umat manusia, atau bagi alam itu sendiri. Belum lagi masalah sampah yang menggenangi sungai dan menumpuk tiap hari, menambah masalah tersendiri bagi alam untuk menyediakan air bersih.

Kadang saya berpikir benarkah kata-kata yang berbunyi “ mari kita berbuat sesuatu untuk dunia yang lebih baik” padahal jika kita merenungkan kebenarannya, seharusnya umat manusialah yang harus lebih baik, dengan kata lain kitalah yang harus berubah lebih baik atau lebih tepatnya lagi, sayalah yang harus berbuat lebih baik, karena tanggung jawab alam adalah tanggung jawab para penghuninnya, semoga anda juga tersadar bahwa anda juga termasuk di dalam kata “umat manusia” tadi.

Jika sekarang ini anda sedang mendapati air dalam jumlah yang cukup, gunakanlah dengan bijak, karena sesungguhnya anda sedang bertanggungjawab terhadap banyak kehidupan.

Perilaku Bertanggung jawab tersebut bisa kita lakukan dengan cara yang sulit ataupun dengan cara yang mudah, kalau saya sih memilih cara yang mudah saja.

Pertama, sampah selalu saya buang di tempat sampah, bahkan ketika di dalam mobil, sampah plastic sekecil pun tidak pernah saya buang di jalanan lewat jendela, malu dong mobilnya keren tapi pengemudinya jorok. Tujuannya jelas sekali, perubahan harus dimulai dari hal-hal sederhana dan diawali dari kita sendiri, mengurangi sampah dijalanan, berarti menyelamatkan lingkungan, yang pasti berdampak pada kebersihan tanah dan sungai-sungai sebagai hilir-mudiknya air.

Trus cara mudah kedua adalah memanfaatkan pekarangan rumah untuk penghijauan, selain irit ongkos, ternyata menutup pekarangan rumah dengan rerumputan dan pepohonan membuat suasana rumah kita menjadi segar, maksud saya ialah menghindari betonisasi yang berlebihan pada halaman rumah kita, agar tanah bisa menyerap air hujan dengan baik.

Biopori di Halaman Rumahku
Yang ketiga adalah memasang biopori di halaman rumah, fungsinya supaya air hujan bisa terserap dan tertampung dengan baik di dalam tanah. Kita bisa membuat dari pipa plaron atau botol air minum, kemudian di sisi-sisinya di kasi lubang. Mudah bukan? Saya yakin jika anda berubah lebih baik, bumi ini dengan sendirinya akan membaik. Ini semua demi kelestarian sumber air minum kita, sumber air terjaga demi kehidupan masa depan kita, dan anak cucu kita semua.


2/11/2011

Inilah Daftar Susu Berbakteri E-sakazakii


Daftar susu formula yang mengandung bakteri e-sakazakii belum juga diumumkan, pada kenyataanya pemerintah dalam hal ini menkes terlihat melindungi produsen susu, dalihnya macem-macem, tapi menurut saya pribadi sangat jelas bahwa susu formula berbakteri tidaklah sehat untuk dikonsumsi. Tapi daftar susu berbakteri yang katanya akan di umumkan pada tanggal 10 februari 2011 belum juga diumumkan, haruskah masyarakat menerima perlakuan tidak adil seperti ini demi politisasi pemerintah dan produsen susu? Kang supri gak sabar pengen tau, jangan - jangan susu yang selama ini kita minum ternyata tidak sehat, eh bukanya susu formula tu untuk bayi ya? Wah lebih parah dong kalau gitu, apa jadinya jika jutaan bayi di Indonesia ternyata mengonsumsi susu yang tidak sehat. Sampai kapan ya pemerintah akan bersikap seperti ini?

Daftar A: Produk Daging, Susu, Telur Dan Hasil Olahnya Yang Dilarang
No. Nama Dagang Jenis Produk Negara Asal
1. Elle & Vire Skim Milk UHT rasa vanila Belgia/Perancis
2. Elle & Vire Skim Milk UHT rasa strawberry Belgia/Perancis
3. Elle & Vire Skim Milk UHT rasa cokelat Belgia/Perancis
4. Elle & Vire Skim Milk UHT natural Belgia/Perancis
5. Magnum Ice Cream Belgia (Milk Fat)

Daftar B: Produk Daging, Susu, Telur, Dan Hasil Olahnya Yang diamankan Sementara
No. Nama Dagang Jenis Produk Negara Asal
1. Campina Dutch Breda Butter Belanda
2. De Hollandsche Boerin Keju Belanda
3. Pregestimil Susu Bubuk Belanda
4. Breda Mentega Belanda
5. Pere de Du Tomato Daging ayam olahan Perancis
6. Pere de Du Fillet Cordon Daging ayam olahan Perancis
7. Pere de Du Nugets Daging ayam olahan Perancis
8. Perc de Du Drum Sticks Daging ayam olahan Perancis
9. Maya Brand Corned Beef Perancis
10. ABC Corned Beef Corned Beef Perancis
11. President Emmental ex France Keju Perancis
12. President Creme Liquide UHT Perancis
13. President Butter Perancis
14. President Butter salted batangan Perancis
15. President Butter unsalted Perancis
16. Elle & Vire Skimmed milk Perancis
17. Elle & Vire French Butter Perancis
18. Elle & Vire Spredable butter Perancis
19. Elle & Vire French Butter Perancis
20. Elle & Vire Cheese spread Perancis
21. Elle & Vire Cheese Perancis
22. Suny Boy Full Cream Milk Powder Perancis
23. Suny Boy Susu UHT Perancis
24. Plumrose Chicken Hot Dog Jerman


Daftar C: Produk Susu Dalam Negeri , Yang Aman Untuk Digunakan
No. Nama Barang Jenis Produk
1. Frisian Flag Susu Bubuk Full Cream
2. Kompleta Susu Kental Manis
3. Caleimex Susu Rendah Lemak
4. Dutch Lady Susu Cair
5. Susu Bendera 123 Susu Pertumbuhan
6. Susu Bendera Yes! Susu Cair
7. Susu Bendera SKM Susu Kental Manis
8. Enaak Susu Kental Manis
9. Indomilk Susu Kental Manis
10. Indomilk Susu Pasteurisasi
11. Indomilk Susu Evaporasi
12. Kremer Krim Kental Manis
13. Tiga Sapi Krim Kental Manis
14. Tiga Sapi Susu Bubuk
15. Sustagen Susu Bubuk
16. Enfapro Susu Formula Lanjutan
17. Enfragrow Susu Pertumbuhan
18. Enfamil Susu Bayi
19. Bebelac 1 Susu Bayi
20. Bebelac 2 Susu Formula Lanjutan
21. Delilac Susu Pertumbuhan
22. Tropicana Slim Susu Bubuk
23. Nutrifood Susu Bubuk Instan
24. Nutrifood WRP Susu
25. Promina Susu Bubuk
26. Sun Susu Bubuk
27. SMA Susu Bayi
28. S-26 Susu Bayi
29. Promil Susu Formula Lanjutan
30. Procal Susu Pertumbuhan
31. Enercal Susu
32. Nursoy Susu Formula Khusus
33. Bear Brand Susu Steril Cair
34. Cap Nona Susu Kental Manis
35. Cap Nona Susu Evaporasi
36. Carnation Susu Bubuk
37. Carnation Susu Evaporasi Cair
38. Dancow Susu Bubuk
39. Dancow Susu Beraroma
40. Dancow Balita Susu Pertumbuhan
41. Lactogen 1 Susu Bayi
42. Lactogen 2 Susu Formula Lanjutan
43. Milkmaid Susu
44. Anlene Susu Bubuk
45. Nan Susu Bayi
46. Anchor Susu Bubuk Full Cream
47. Birch Tree Susu Beraroma
48. Dumes Mames Susu Bayi
49. FMC Powder Susu Bubuk Full Cream
50. Indokilin Susu Bubuk Full Cream
51. Kilimas Susu Beraroma
52. LLM Susu Formula Khusus
53. Milco Susu Beraroma
54. Nini Susu Bayi
55. Sari Husada Susu Bubuk Full Cream
56. SGM Susu Bayi
57. Vitalac Susu Bayi
Sumber : http://blog-artikel-menarik.blogspot.com/2008/03/daftar-susu-yang-ditarik-karena-bakteri.html

Mengenai Saya